Melepaskan beban memulihkan jiwa
28 Januari 2026 *MELEPASKAN BEBAN, MEMULIHKAN JIWA* _Matius 18:33_ _“Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?”_ Dalam Matius 18:21-35, Petrus datang dengan pertanyaan yang sangat manusiawi: "Sampai berapa kali aku harus mengampuni?" Pertanyaan ini sering kali mencerminkan kelelahan mental kita saat berhadapan dengan luka yang berulang. Namun, Yesus menjawab dengan perumpamaan tentang hamba yang tidak menaruh belas kasihan. Inti dari pesan ini bukan sekadar tentang hitung-hitungan angka, melainkan tentang kondisi hati dan dampaknya bagi kesejahteraan batin kita. Dari perspektif kesehatan mental, menyimpan dendam dan kepahitan adalah seperti meminum racun namun berharap orang lain yang mati. Ketika kita menolak untuk mengampuni, kita sebenarnya sedang mengikatkan rantai beban emosional yang berat pada jiwa kita sendiri. Kepahitan yang kronis dapat memicu stres, kecemasan, bahkan depresi. Dalam perumpamaan tersebut, hamba yang tidak mau...